Kantor
PT. Panguji Luhur Utama

Jl. Pahlawan Revolusi No.10, RT.9/RW.7, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430

email : info@palumatravel.com

 

Kota Yang Dilarang Oleh Rasulullah SAW Untuk Dikunjungi

Kawasan terlarang ini dijadikan Tempat Wisata di Arab Saudi, padahal Rasulullah SAW sangat menjauhi tempat ini. Namun pembangunan menyisir kota yang dijauhi dan dihindari oleh Rasulullah SAW. Kota tersebut bernama Madain Saleh, yang terletak di dekat Al-‘Ula, Provinsi Madinah di wilayah Hijaz.

Sebagaimana diketahui bahwa, Arab Saudi dibawah pemerintahan Pangeran Muhammad bin Salman merencanakan pembangunan mega proyek ambisius yang merubah pola dan tatanan kehidupan Arab Saudi.

Tempat ini juga disebut Al-Hijr atau Hegra. Di sana terdapat situs peninggalan Kerajaan Nabatea dari abad ke-1 Masehi. Diketahui karena dulunya dihuni oleh kaum Tsamud yang menentang ajaran Nabi Saleh AS, yang akhirnya kaum tersebut dikutuk oleh Allah SWT dengan kematian. Madain Shaleh madain terletak sekitar 450 km dari kota Madinah dan berada 900 km dari kota Makkah.

Dikenal dengan sebutan al-hijr yang berarti tempat berbatu yang merupakan jajaran bukit dan bebatuan.

Hingga pada abad ke-14 atau tahun 1336 masehi, seorang wisatawan dari Andalusia sekarang Spanyol, nama al-Hijr diganti menjadi Madain Shaleh atau kertas. Nama ini diambil dari Nabi Shaleh AS, dihuni oleh kaum Tsamud antara zaman Nabi Nuh AS hingga zaman Nabi Musa AS atau sekitar 3000 tahun sebelum masehi.

Di sana terdapat bukit-bukit hasil pahatan kaum Tsamud yang diberikan kecerdasan dan dikenal sebagai arsitek dan pedagang hebat pada masanya. Mereka memahat gunung dan bebatuan untuk dijadikan tempat tinggal maupun istana, sebagaimana dijelaskan dalam kitab suci al-qur’an surah Al-A’raf ayat 74. Allah SWT mengutus Nabi Shaleh AS untuk berdakwah untuk menyembah Allah tetapi kaum Tsamud yang keras kepala, menolak ajakan Nabi Shaleh AS.

Akibatnya turun azab dari Allah SWT dengan bencana gempa bumi dan petir yang dahsyat yang kemudian membinasakan kaum Tsamud, mereka mati bergelimpangan. Diceritakan ketika Rasulullah SAW melewati daerah hijau beliau bersabda: “Janganlah kalian memasuki tempat tinggal orang-orang yang dzolim kecuali kau menangis karena apa yang menimpa mereka bisa menyebabkan hal yang sama kepadamu”. Nabi Muhammad menutup kepalanya dengan kain selendang dan mempercepat jalannya hingga berhasil melewati daerah itu.

Namun pemerintah Arab Saudi saat ini malah mempromosikan tempat itu sebagai destinasi wisata. Dengan membangun infrastruktur berupa jalan, fasilitas umum di kawasan seperti penginapan di sekitar lokasi Madain Shaleh. Selain membangun Madain Shaleh pemerintah juga membangun kota ular, sebuah kota yang berdekatan dengan Madain Shaleh yang jaraknya hanya sekitar 22 km.

Bagikan Artikel
Admin
Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *