Kantor
PT. Panguji Luhur Utama

Jl. Pahlawan Revolusi No.10, RT.9/RW.7, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430

email : info@palumatravel.com

 

Thawaf Ifadah : Pengertian, Hukum dan Tata Cara Pelaksanaan

Pengertian Thawaf Ifadah
Thawaf ifadah adalah ibadah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali di mana posisi Ka’bah berada di sebelah kiri. Thawaf dikerjakan mulai dari Hajar Aswad terus berkeliling hingga berakhir di Hajar Aswad.

Pelaksanaan thawaf ifadah adalah bagian dari rukun haji. Bila tidak melaksanakan tawaf ifadah, maka ibadah lainnya yang sudah dilakukan akan dihitung gugur.

Thawaf ini dilakukan sesudah melempar jumrah aqabah dan tahallul. Waktu utama untuk melaksanakan tawaf ibadah adalah pada 10 Dzulhijjah dan sebaiknya dilaksanakan sebelum berakhir hari-hari tasyriq yaitu 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Syarat Thawaf Ifadah
Terdapat beberapa syarat bagi jemaah haji dan umroh saat hendak melaksanakan thawaf ifadah. Syarat-syarat untuk melaksanakan thawaf ibadah antara lain:

  1. Jamaah diwajibkan melalui ihram terlebih dahulu sebelum melakukannya.
  2. Thawaf didahului dengan melaksanakan wukuf di Arafah. Berdasarkan kesepakatan ulama, jika seseorang sudah melakukan thawaf ifadah sebelum wukuf, maka thawaf tersebut harus diulang.
    Berniat untuk thawaf.
  3. Dilakukan dari tengah malam hari raya Idul Adha (malam 10 Dzulhijjah).
  4. Pastikan Ka’bah berada di sebelah kiri orang yang mengelilinginya.
  5. Memulai thawaf dari arah Hajar Aswad yang berada di salah satu pojok di luar Ka’bah.

Hukum Thawaf Ifadah
Hukum melaksanakan thawaf ifadah adalah fardu. Hal ini selaras dengan isi dari Surah Al-Hajj ayat 29 yang berbuyi:

ثُمَّ لْيَقْضُوا۟ تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا۟ نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا۟ بِٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ

ṡummalyaqḍụ tafaṡahum walyụfụ nużụrahum walyaṭṭawwafụ bil-baitil-‘atīq

Artinya: “Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran (yang ada di badan) mereka, menyempurnakan nazar-nazar mereka dan melakukan tawaf sekeliling rumah tua (Baitullah).” (QS Al-Hajj: 29).

Tata Cara Thawaf Ifadah
Jemaah ibadah haji dan umrah penting untuk mengetahui tata cara pelaksanaan thawaf ifadah sebelum melakukannya. Tata cara pelaksanaan thawaf ifadah yang harus dilakukan saat melakukannya adalah:

  1. Thawaf ifadah dimulai dari Hajar Aswad diikuti dengan niat thawaf ifadah (thawaf rukun) di dalam hati.
  2. Setelah membaca niat, jemaah bisa langsung mengelilingi Ka’bah ke arah kanan dan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri. Ka’bah dikelilingi sebanyak tujuh kali putaran. Tiga kali putaran dilakukan dengan berlari kecil dan empat kali putaran dengan berjalan biasa.
  3. Saat sampai di Rukun Yamani, jemaah mengusap rukun itu. Namun jika tidak memungkinkan, jemaah dapat memberikan isyarat dengan mengangkat tangan ke arah Rukun Yamani sambil mengucapkan “Bismillahi Allahu Akbar” sebanyak tiga kali.
  4. Mengelilingi Ka’bah dilanjutkan hingga Hajar Aswad dan dianjurkan mengusap Hajar Aswad setelah sampai. Namun jika tidak memungkinkan, jemaah dapat memberikan isyarat dan mengecup telapak tangan sambil mengucapkan “Bismillahi Allahu Akbar” sebanyak tiga kali.
Bagikan Artikel
Admin
Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *