Kantor
PT. Panguji Luhur Utama

Jl. Pahlawan Revolusi No.10, RT.9/RW.7, Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13430

email : info@palumatravel.com

 

”PERNAHKAH ANDA BERMIMPI UNTUK SHOLAT DI DALAM KA’BAH..?”

By. Salmie Eka Saputra. S,Ag

Ka’bah adalah titik sentral arah menghadap shalatnya umat muslim seluruh dunia. Tidak sah shalat seseorang jika menghadap ke arah yang bukan Ka’bah. Begitu istimewanya Ka’bah yang notabene suatu tempat yang tidak bisa ditinggalkan oleh umat muslim disaat menghadap shalat. Mungkin sempat terpikirkan oleh anda, begitu mulianya orang yang bisa shalat di dalam ka’bah itu sendiri, dan bagaimana caranya..??

Hijir Ismail adalah satu ruangan yang terletak disisi utara Ka’bah yang dikelilingi dengan tembok yang bentuk setengah lingkaran. tingginya sekitar 130 cm, tebal tembok 150 cm, panjang dari dinding Ka’bah ke dinding Hijir Ismail 850 cm.

Jamaah Umrah PALUMA Travel

Asalnya merupakan pondasi yang dibangun oleh Kaum Quraisy ketika bangunan Ka’bah akan direnovasi sesuai dengan pondasi yang digariskan oleh Nabi Ibrahim AS. Kaum Quraisy saat itu akan merenovasi Ka’bah, karena dana yang terkumpul saat itu tidak terlalu banyak sehingga tidak mencukupi untuk membangun Ka’bah sesuai dengan pondasi yang sudah digariskan oleh Nabi Ibrahim AS, maka tersisalah bagian Hijir Ismail ini. Ini adalah sebagai tanda bahwa Hijir Ismail bagian dari bangunan Ka’bah.

Kenapa Dinamakan Hijir Ismail..?

Dinamakan Hijir Ismail karena merupakan tempat yang dijadikan oleh Nabi Ibrahim AS untuk meletakkan anaknya Nabi Ismail AS dengan dinaungi dengan pohon arak.

Beberapa sebutan lain untuk Hijir Ismail :

  1. Al-Hijr, artinya batasan Ka’bah
  2. Jidr, artinya dinding atau tembok
  3. Hafrah, yang berarti lubang
  4. Hathem, artinya reruntuhan atau pecahan

Keutaman Hijir Ismail

Shalat di dalam Hijir Ismail sama dengan shalat di dalam Ka’bah.

”Diriwayatkan dari Aisyah RA, dia berkata : adalah aku berkeinginan untuk masuk ke Ka’bah dan melaksanakan sholat di dalamnya, maka Rasulullah SAW menuntunku dan memasukanku kedalam Hijir Ismail seraya berkata; Shalatlah di dalamnya apabila kamu ingin masuk ke Ka’bah, sesungguhnya tempat ini adalah bagian dari Ka’bah, Kaum Quraisy telah meninggalkan bagian ini di luar semasa mereka membangun Ka’bah.” (HR. Tirmidzi)

Bagi jamaah yang melaksanakan haji dan umrah ingin sholat di dalam Ka’bah, shalat di dalam Hijir Ismail adalah solusinya. Shalat yang dilakukan di dalam Hijir Ismail tersebut adalah shalat sunnah, bukan sholat fardhu. Jika ingin melaksanakan sholat fardhu, sebaiknya melaksanakannya di luar Hijir Ismail (Kabah), sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Bagikan Artikel
Admin
Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *